Jawaban singkat: untuk apa catatan perjalanan di Indonesia?
Jika Anda menyelenggarakan pembukuan, biaya kendaraan yang dipakai untuk usaha, seperti bensin, tol, parkir, dan servis, dapat dibebankan dengan bukti. Untuk kendaraan yang juga dipakai pribadi, catatan perjalanan membantu menentukan bagian usaha.
Untuk perusahaan, biaya kendaraan seperti sedan yang disediakan bagi karyawan tertentu umumnya hanya dapat dibebankan 50%. Tidak ada tarif per kilometer seperti di beberapa negara lain.
Yang terpenting
- Tidak ada tarif resmi per km.
- Simpan struk bensin, tol, dan parkir.
- Catat tanggal, rute, tujuan, dan km.
- Bebankan bagian usaha saja.
- Simpan 10 tahun.
Kolom apa saja?
| Tanggal | Dari | Ke | Tujuan | Km awal | Km akhir | Km |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 06/10/2026 | Jakarta, kantor | Bekasi, klien | Rapat proyek | 48.210 | 48.248 | 38 |
| 06/10/2026 | Bekasi, klien | Jakarta, kantor | Kembali | 48.248 | 48.286 | 38 |
Menghitung bagian usaha
Jika dalam setahun kendaraan menempuh 12.000 km dan 4.800 km tercatat untuk usaha, bagian usahanya 40%. Bebankan 40% biaya bensin dan servis, dan 100% tol serta parkir yang khusus untuk perjalanan usaha.
Cara mencatat
- Catat km di awal bulan.
- Tulis setiap perjalanan di hari yang sama.
- Simpan struk bensin, tol, dan parkir.
- Jumlahkan per bulan.
Di mana ReceGuard membantu
Catat perjalanan di ReceGuard dan simpan struk tol di sampingnya. Ekspor catatan setiap tahun.
Butuh templat kosong? Gunakan pembuat catatan perjalanan gratis.
Pertanyaan umum
Apakah ada tarif per km untuk pajak di Indonesia?
Tidak.
Bisakah biaya bensin dibebankan?
Ya, bagian usaha, jika Anda menyelenggarakan pembukuan.
Berapa lama catatan disimpan?
10 tahun.
Sumber
Artikel ini adalah informasi umum per Oktober 2026 dan bukan nasihat pajak.
Pindai struk, catat perjalanan, dan ekspor paket pajak saat Anda membutuhkannya.
Unduh ReceGuard
ReceGuard